June 26, 2010

System Tract

Analisa system tract adalah tahapan yang penting karena memungkinkan interpretasi sistem pengendapan yang lebih rinci termasuk komponen litofasiesnya yang merupakan kunci identifikasi potensi reservoir, seal, source dan perangkap stratigrafi.

1. Highstand System Tract (HST)
HST terendapkan saat kenaikan muka air laut relatif mendekati posisi maksimum secara lambat sehingga memungkinkan tersedianya suplai sedimen yang cukup untuk progradasi dan downlap ke permukaan MCS dibawahnya.

Base dari system tract ini dibentuk oleh Maximum Flooding Surface (MFS) dimana HST sediments progradasi dan agradasi. Top dari system tract ini dibentuk oleh eroded unconformity surface yang berkembang saat sea level fall memulai erosi subaerial Highstand system sediment surface dan awal Falling Stage System Tract.

System tract ini pada umumnya menyebar luas pada shelf/paparan dan dicirikan oleh adanya satu atau lebih agradasi ke progradational parasequence set dengan geometri progradasi clinoform. Terdapat onlap ke arah sequence boundary pada arah landward dan downlap Top Transgressive dan atau Lowstand System Tract pada arah basinward.



2. Lowstand System Tract (LST)
System tract ini ditunjukkan dengan akumulasi sedimen yang berada pada posisi terendah dari kurva relative sea level. Ini sering membentuk prograding wedge pada base dari shelf margin dengan lower boundary onlapping kearah prograding clinoform dan atau downlapping kearah downslope fan.

Stacking patterns parasequences dari LST menunjukkan backstepping onlapping retrogradational aggrading clinofoms yang menebal updip karena efek dari rasio kenaikan muka air laut lebih besar daripada akumulasi sedimen. Ini mengubah geometri sedimen yang dapat dijelaskan terjadi saat akomodasi berkembang sebagai respon dari kenaikan muka laut relatif karena siklus perubahan muka laut global/eustasi melebihi laju subsidence.

LST terendapkan diatas unconformity surface saat muka air laut relatif turun secara cepat dari level highstand karena pergeseran kearah cekungan melampaui garis pantai atau offlap break.



3. Transgressive System Tract (TST)
System tract ini dicirikan oleh onlap pantai dari permukaan transgresif atau first marine flooding surface diatas LST. Pengendapan TST ini terjadi sebagai respon dari suplai sedimen yang berkurang akibat pengaruh parasiklus yang periodik antara kenaikan dan stillstands muka air laut relatif. Saat titik kesetimbangan bergerak cepat kearah daratan, kecepatan kenaikan muka air laut meningkat, sehingga menambah pembentukan ruang akomodasi baru.

TST pada dasarnya terdiri atas parasekuen progradasional yang terdiri atas pola penipisan dan penghalusan keatas dari susunan parasekuen retrogradasi yang bergeser kearah daratan.