April 11, 2011

Hydrocarbon Traps

Trap/perangkap hidrokarbon dapat dibagi menjadi tiga jenis, yaitu : perangkap struktur, perangkap stratigrafi, atau kombinasi keduanya.

Perangkap struktur dibagi lagi menjadi fold traps, traps associated with traps, traps associated with pearcement faults, dan perangkap kombinasi yang memerlukan element baik fault maupun fold untuk keefektifan.

Perangkap stratigrafi dibagi menjadi primary atau depositional traps, traps associated with unconformities (baik diatas maupun dibawah event unconformity), dan secondary atau diagenetic traps.

Trap didefinisikan sebagai susunan geometris batuan, yang dengan mengabaikan asal, dapat mengalirkan akumulasi minyak atau gas secara signifikan, ataupun keduanya, dibawah permukaan (dimodifikasi dari North, 1985). Meskipun kita mendefinisikan trap sebagai konfigurasi geometris batuan yang mengandung hidrokarbon, beberapa komponen kritis harus terdapat agar trap menjadi efektif, termasuk batuan reservoir yang cukup dalam menyimpan hidrokarbon dan seals untuk menjaga agar hidrokarbon tidak keluar dari perangkap.

Proses pembentukan hidrokarbon dan proses pembentukan trap merupakan sesuatu yang terpisah dan umumnya terjadi pada waktu yang berbeda. Timing untuk proses pembentukan trap merupakan hal yang penting dalam studi petroleum system karena trap harus terbentuk sebelum proses pembentukan hidrokarbon.

Jenis-Jenis Perangkap Stuktur (A) Fold (B) Fault (C) Piercement (D) Combination Fold-Fault (E) dan (F) Subunconformities. Situasi seperti gambar (E) tidak termasuk kedalam kategori perangkap strukur.